Jalur Pindah Tugas Orang Tua PPDB 2024

Jalur Pindah Tugas Orang Tua PPDB 2024

0
SHARE

a. Jalur Perpindahan Tugas Orang Tua/wali diperuntukkan
bagi calon peserta didik baru jenjang SMA/SMK, yang
terdiri dari Pindah Tugas Orang Tua/Wali dan Anak
Guru/Tenaga Kependidikan;

b. Jalur Perpindahan Tugas Orang Tua/wali diperuntukkan
bagi calon peserta didik baru jenjang SMA yang berdomisili
di wilayah dalam zonasi atau wilayah luar zonasi yang
berbatasan, dan calon peserta didik baru jenjang SMK yang
berdomisili di dalam wilayah zonasi dan/atau wilayah luar
zonasi;

c. Kuota Jalur Perpindahan Tugas Orang Tua/Wali 5% (lima
persen) dari daya tampung sekolah, yang terbagi atas
Pindah Tugas Orang Tua/Wali sebanyak 3% (tiga persen),
dan Anak Guru/Tenaga Kependidikan sebanyak 2% (dua
persen) dari daya tampung sekolah;

d. Jalur PPDB Pindah Tugas Orang Tua/Wali diperuntukkan
bagi calon peserta didik baru yang mengikuti perpindahan
tugas orang tua/wali dibuktikan dengan :

1) Surat penugasan dari instansi, lembaga, kantor,
dan/atau perusahaan berbadan hukum yang
mempekerjakan; dan
2) Surat keterangan pindah domisili (SKPD) orang
tua/wali dan calon peserta didik yang diterbitkan
oleh Dinas Dukcapil.

e. Perpindahan tugas orang tua/wali yang digunakan sebagai
dasar seleksi dalam jalur pindah tugas orang tua/wali paling
lama 1 (satu) tahun sebelum tanggal pendaftaran PPDB
tahap I yaitu tanggal 10 Juni 2024;

f. Perpindahan Tugas Tugas Orang tua/wali yang dimaksud
pada huruf d adalah minimal antar Kabupaten/Kota dalam
provinsi Jawa Timur, atau dari luar provinsi Jawa Timur;

g. Surat Keterangan Pindah Domisili (SKPD) pada huruf d
angka 2),
hanya dapat digunakan untuk mendaftar pada
jalur Pindah Tugas Orang tua/Wali;

h. Jalur PPDB Anak Guru/Tenaga Kependidikan
diperuntukkan bagi Anak Guru/Tenaga Kependidikan baik
ASN/Non ASN dan mendaftar di satuan pendidikan tempat
orang tuanya bertugas dengan melampirkan surat tugas
dari Kepala Satuan Pendidikan tempat orang tuanya
bertugas;

i. Jalur PPDB Perpindahan Tugas Orang tua/wali, calon
peserta didik baru jenjang SMA dapat memilih 1 (satu)
sekolah di wilayah dalam zonasi atau wilayah luar zonasi
yang berbatasan, sedangkan pada jenjang SMK dapat
memilih 1 (satu) kompetensi keahlian/konsentrasi keahlian
di sekolah di wilayah dalam zonasi atau wilayah luar zonasi;

j. Apabila pendaftar dalam satu sekolah melebihi kuota yang
tersedia maka pemeringkatan berdasarkan jarak domisili terdekat, usia yang lebih tua dan waktu pendaftaran;

 

 

 

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.