Geger, 11 Februari 2025 – Dalam upaya meningkatkan kinerja dan kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) di bidang Teknologi Informasi (IT), SMA Negeri 1 Boyolali melaksanakan studi tiru ke SMA Negeri 1 Geger, Kabupaten Madiun, pada Selasa (11/02). Kegiatan ini bertujuan untuk menggali wawasan dan praktik terbaik dalam pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran serta pengelolaan sekolah berbasis digital.
Studi tiru ini merupakan langkah strategis dalam menghadapi tantangan pendidikan di era digital. “Kami ingin belajar dari SMA Negeri 1 Geger yang telah lebih dulu mengimplementasikan teknologi dalam berbagai aspek pendidikan. Harapannya, wawasan yang kami peroleh dapat diterapkan di sekolah kami guna meningkatkan kualitas pembelajaran dan pelayanan kepada siswa.



Kepala SMA Negeri 1 Geger, Bapak ANIM HADISUSANTO, S.Pd.,M.Pd, menyambut baik kunjungan ini dan menjelaskan berbagai inovasi yang telah diterapkan di sekolahnya. “Kami telah mengembangkan sistem administrasi digital, pembelajaran berbasis Learning Management System (LMS), serta berbagai aplikasi pendukung lainnya. Kami berharap apa yang kami bagikan dapat menjadi inspirasi bagi SMA Negeri 1 Boyolali,” tuturnya.


Dalam kegiatan ini, peserta studi tiru diberikan kesempatan untuk melihat langsung implementasi teknologi di SMA Negeri 1 Geger, termasuk sistem presensi digital, e-learning, serta pemanfaatan e-learning dalam proses pembelajaran. Selain itu, dilakukan sesi diskusi dan tanya jawab guna memperdalam pemahaman terkait strategi penerapan IT di lingkungan sekolah yang di paparkan oleh Bapak LATHIF ZAMRONI, S.Kom., M.Pd., Ibu OCTAVIANA KUSUMA LESTARI, S.Pd dan Ibu ANNA DWI LESTARI, S.Pd.




Guru dan tenaga kependidikan yang mengikuti studi tiru ini mengaku mendapatkan banyak wawasan baru yang dapat diadaptasi di SMA Negeri 1 Boyolali. Salah satu guru, SMAN 1 Boyolali, menyatakan bahwa ia sangat terinspirasi dengan penggunaan LMS dalam pembelajaran. “Dengan adanya LMS, proses belajar mengajar menjadi lebih efektif dan fleksibel. Kami berharap dapat menerapkan sistem serupa di sekolah kami,” katanya.
Kegiatan studi tiru ini diakhiri dengan sesi foto bersama dan penyerahan cendera mata sebagai simbol persahabatan dan kerja sama antara kedua sekolah. Diharapkan, hasil dari kegiatan ini dapat memberikan manfaat besar bagi SMA Negeri 1 Boyolali dalam meningkatkan mutu pendidikan berbasis teknologi.

Dengan adanya studi tiru ini, SMA Negeri 1 Boyolali semakin optimis dalam menghadapi tantangan pendidikan di era digital dan siap untuk mengimplementasikan berbagai inovasi berbasis teknologi guna mendukung peningkatan kualitas pendidikan di sekolah.
SMAN 1 GEGER! SEKOLAH DIGITAL
SMAN 1 GEGER! JUJUR DAN BERPRESTASI






























