Watu Rumpuk Rekreasi, Edukasi Dan Sejarah

Watu Rumpuk Rekreasi, Edukasi Dan Sejarah

0
SHARE

Watu Rumpuk Rekreasi, Edukasi, dan Sejarah

Oleh : Novita Sandra hardianti S.Pd

SMAN 1 GEGER

Watu Rumpuk merupakan daerah kawasan wisata yang berada di Pegunungan Wilis. Sesuai dengan namanya “Watu Rumpuk” merupakan objek wisata alam dengan tumpukan bebatuan sebagai ciri khasnya. Alam Watu Rumpuk begitu indah, hijaunya pepohonan menyatu dengan langit biru. Ditambah lagi, warna-warni dari bunga di taman menjadikannya lebih indah. Tidak hanya indah, tempat ini pun tertata rapi dengan pola-pola yang unik.

Tempat wisata ini sering disebut wisata di atas awan, karena lokasinya yang berada di kaki gunung. Meski begitu, pariwisata yang ditawarkan tidak hanya sebatas pemandangan alam saja. Di lahan seluas 12,8 hektar ini juga disajikan wisata edukasi, wisata air, bumi perkemahan, dan tentunya wisata sejarah.

Secara geografis Berada di lereng Gunung Wilis tepatnya Desa Mendak, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun. pemandangan sekitar objek wisata begitu indah. Tempat foto kekinian tak lupa dihadirkan di wisata alam ini. Seperti semak yang dibentuk, cangkir raksasa hingga bambu yang dibentuk seperti pusaran api. Tak lupa, tulisan Watu Rumpuk yang di bawahnya terdapat taman berbentuk hati. Bahkan di beberapa titik foto, pengunjung bisa mendapatkan latar belakang pegunungan hijau nan indah. Di sekitar Watu Rumpuk juga terdapat beberapa wisata lain yang tidak kalah menarik, seperti Kampung Tempo Doeloe, jalur pendakian Tapak Bimo, Goa Jepang dan Bungker Persembunyian.

Wisata Kampung Tempo Doeloe terletak di sisi timur wisata Watu Rumpuk. Pembuatan wisata Kampung Tempo Doeloe bertujuan untuk mengenang sejarah Desa Mendak. Pada zaman dahulu, sebagian besar penduduk Desa Mendak membangun rumah menggunakan bahan-bahan yang tersedia di alam. Atap rumah dibuat dari ilalang, dinding yang terbuat dari anyaman bambu, dan lantai dari papan.

Selain dapat bernostalgia dengan suasana Desa Mendak zaman dahulu, pengunjung juga dapat melakukan pendakian ke Gunung Tapak Bimo. Sesuai dengan namanya, yakni “Tapak” yang berarti “telapak” dalam bahasa Indonesia, di Gunung Tapak Bimo ini terdapat situs yang diyakini sebagai telapak kaki dari Bimo (salah satu tokoh pewayangan dari Pandawa yang kuat, bersifat kasar dan menakutkan bagi musuh)yang mirip telapak kaki manusia, dengan panjang 16 meter dan lebar 8 meter

Setelah mendaki sampai puncak Gunung Tapak Bimo, pengunjung dapat menjumpai Goa Jepang. Disebut Goa Jepang karena sudah ada sejak zaman pendudukan Jepang. Goa ini menembus gunung dari arah barat hingga ke arah timur. Di dalam goa tersebut, terdapat sebuah bungker persembunyian. Bungker ini dahulu digunakan sebagai tempat persembunyian tentara Jepang. Keberadaan bungker ini membuat tempat ini menjadi wisata yang lengkap.

Objek wisata Watu Rumpuk sangat cocok untuk rekreasi bersama keluarga. Selain dapat memanjakan mata dengan keindahan warna-warni bunga yang disajikan, hamparan pegunungan hijau yang dipayungi awan yang berselimut sejuknya udara dapat mengurangi penat setelah sepekan beraktivitas. Selain rekreasi, objek wisata Watu Rumpuk juga menawarkan wisata edukasi dan sejarah yang tidak kalah menarik. Dimana dalam materi geografi ini merupakan salah satu pemanfaatan sumber daya alam dibidang pariwisata. Untuk itu kita harus mendukung wisata daerah dalam memaksimalkan  potensi yang ada, tentunya tetap harus sesuai dengan pembangunan berkelanjutan.

 

LEAVE A REPLY