NUSANTARA BERSATU

NUSANTARA BERSATU

0
SHARE

Hello? Gimana nih kabarnya? Pasti nunggu berita terbaru dari SMAGER kan? Nah, untuk itu saya disini akan ngasih tau kalian nih guys tentang pengalaman saya saat berpartisipasi dalam kegiatan di Pemerintahan Kabupaten Madiun dan membuat harum nama sekolah. Kata pepatah “tak kenal maka tak sayang” untuk itu, kenalin dulu nama saya Arifatul Jannah dari kelas XIA5 SMA N 1 GEGER. Biasa dipanggil Ifa, salam kenal teman. Come back to the topic, partisipasi dalam kegiatan apa sih? Kegiatan NUSANTARA BERSATU yang diselenggarakan pada hari Rabu, 30 November 2016. Kegiatan apa sih itu? Nusantara Bersatu adalah kegiatan apel dalam rangka mempertahankan keutuhan NKRI yang dilaksanakan di Pusat Pemerintahan daerah masing-masing. Nah, untuk wilayah Kabupaten Madiun diselenggarakan di Alon-Alon Mejayan Kabupaten Madiun. Sejumlah elemen mulai TNI, Polri, pemuka agama, pelajar, Mahasiswa, seniman hingga masyarakat berkumpul dalam apel nasional Nusantara Bersatu.

Sebelumnya, saya akan membahas persiapannya dulu nih. Setelah ulangan harian PKWU di Lab Kom A tiba-tiba guru yang kita sayangi yakni Bu Hermin dan Pak Erfan menghampiri saya. Beliau memberitahu saya bahwa Juara 1 FLS2N 2016 cabang Baca Puisi Kab.Madiun diundang untuk membacaan sebuah puisi dalam acara tersebut. Maka dari itu, saya mewakili SMAN 1Geger dengan membacakan sebuah puisi yang berjudul “BANGSAKU, BANGSAMU, BANGSA KITA SEMUA”. Awalnya kami berfikir bahwa puisi tersebut dapat dicari dengan mudah. Pak Erfan membantu saya mencari di internet. Di lab Kom A kami berdua mencari dengan susah payah, dan hasilnya nihil. Sedangkan seorang tentara dari Koramil Geger yakni Bapak Sertu Suyud Riyanto sedang menunggu untuk mengambil teks puisinya. Akhirnya Bu. Hermin berkoordinasi dengan Pak. Erfan serta Pak. Ony dan sepakat untuk membuat sendiri puisi tersebut. Dan akhirnya dengan bantuan rekan saya Tika Septiyaningrum XI.4 Juara 2 FLS2N 2016 cabang Cipta Puisi Kab. Madiun puisi tersebut diciptakan. Teks puisi tersebut langsung diberikan kepada Bapak Suyud. Lalu saya segera berlatih di dampingi oleh Pak. Ony, Pak. Priyo dan Bu. Sulis yang memberi banyak ilmu kepada saya. Berikut teks puisi yang saya bacakan saat itu :

BANGSAKU BANGSAMU BANGSA KITA SEMUA
Karya : Tika Septiyaningrum XI.4

Kita hidup di tanah yang satu
Tanah yang melahirkan jiwa-jiwa besar
Kita hidup dari mata air yang sama
Yang menganak sungaikan sejarah panjang Republik ini
Bangsaku adalah bangsa lengan kekar petani
Bangsaku adalah bangsa tajam mata para pencari intan

Bangsaku adalah bangsamu juga, saudara
Karena kita dilahirkan dari mata air dan tanah yang sama
Dari tetes air mata pertiwi dan ujung bambu runcing
Bangsa yang dilahirkan dari pekatnya darah pejuang negeri
Menganak sungai merangkaikan dari Sabang hingga Merauke

Zamrud permadani merumpun membingkai permai menyatu
Memahkotakan Bhineka dalam Eka
Bangsaku, Bangsamu, Bangsa kita semua
Kita hidup dalam peluk Garuda perkasa
Berselendang Merah Putih bertameng jiwa Sila

Geger, 29 November 2016

Malam harinya saya diberitahu Bu. Hermin bahwa besok berangkat dengan rombongan Koramil Geger dan jam 6 saya sudah harus sampai di sana. Aparat Militer sangat disiplin maka dari itu, keesokan harinya saya bergegas untuk segera berangkat. Dan benar dugaan saya, semua rombongan telah berkumpul. Bapak Suyud selalu mendampingi saya, bukan hanya saat acara ini tetapi dalam acara sebelumnya saat Peringatan Hari Ulang Tahun TNI ke-71 beliau juga yang selalu mendampingi saya. Sesampainya di sana kami semua diberi tali merah putih dan wajib diikatkan pada kepala, seluruh hadirin wajib memakainya.

Lalu saya duduk di tempat para undangan, bersama dengan Bapak Bupati Madiun H. Muhtarom, S.Sos, Wakil Wali Kota Madiun H. Sugeng Rismayanto, Ketua DPRD Madiun Djoko Setijono, Danlanud Iswahjudi Masekal Pertama TNI Adnyawan Hartono, Danrem 081/DSJ Kolonel Piek Budyakto, Kasrem 081/DSJ Letkol Inf Jemz Andre Ratu Edo, Para Kasi Korem 081/DSJ, Dandim 0803/Madiun Letkol Inf Rachman Fitri, S.Sos, Perwakilan seniman H. Sakirun serta para tokoh agama dan tokoh masyarakat. Acara disana sangat meriah, TNI, Polri dan seluruh lapisan masyarakat berkumpul bersama, bernyanyi dan menari tanpa ada perbedaan.

Beragam atraksi dan pertunjukan ditampilkan untuk memeriahkan acara mulai dari marching band pelajar, Pencak Silat seni dari Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) cabang Madiun serta atraksi Yongmoodo Yonif Para Raider 501/BY. Apalagi atraksi terjun payung dari Batalyon Komando Pasukan Khas (Yonko Paskhas) 463 sangat menarik perhatian para peserta apel.

Puncak acara tersebut adalah saat Orasi yang di lakukan oleh para tamu kehormatan, yakni Bupati Madiun, Wakil Walikota Madiun, Ketua DPRD Madiun, Danlanud Iswahjudi , dan masih banyak lagi. Tak lupa pula para petinggi tersebut membagikan uang sebagai hadiah untuk para peserta apel yang dapat menjawab pertanyaan yang diajukan. Atraksi manuver empat pesawat tempur dari Skadron Udara 7 Lanud Iswahjudi, yakni Sukhoi dan T50i Golden Eagle ditengah-tengah Orasi sangat memukau para peserta apel.

Akhir acara tersebut adalah Doa Lintas Agama yakni berdoa bersama sesuai dengan keyakinan masing-masing yang dipimpin oleh para pemuka agama.

Dan begitulah pengalaman berharga saya. Semoga dapat menginspirasi. Terima kasih kepada para guru pembimbing dan yang mendampingi saya. Tak lupa saya ucapkan juga kepada rekan-rekan yang telah membantu saya. Terima kasih untuk semuanya. Sampai ketemu di lain waktu teman-teman. (Arifatul Jannah – XI.5)

Arifatul Jannah - XI.5
Arifatul Jannah – XI.5

pic3

LEAVE A REPLY