Dialog Ilmiah Bersama Prof. Peter Kasenda Guru Besar Ilmu Sejarah Univ. 17...

Dialog Ilmiah Bersama Prof. Peter Kasenda Guru Besar Ilmu Sejarah Univ. 17 Agustus Jakarta

0
SHARE
Destinasi Sejarawan Masuk Sekolah Di Sma Negeri 1 Geger

Kurikulum 2013 dirancang untuk memperkuat kompetensi peserta didik dari sisi pengetahuan, keterampilan, dan sikap secara utuh. Keutuhan tersebut menjadi dasar dalam perumusan kompetensi dasar tiap mata pelajaran, sehingga kompetensi dasar tiap mata pelajaran mencakup kompetensi dasar kelompok sikap, kompetensi dasar kelompok pengetahuan, dan kompetensi dasar kelompok keterampilan. Semua mata pelajaran dirancang mengikuti rumusan tersebut.

Sejarah Indonesia bukan berisi materi pembelajaran yang dirancang hanya untuk mengasah kompetensi pengetahuan peserta didik. Sejarah Indonesia adalah mata pela jaran yang membekali peserta didik dengan pengetahuan tentang dimensi ruang-waktu perjalanan sejarah Indonesia, keterampilan dalam menyajikan pengetahuan yang dikuasainya secara konkret dan abstrak, serta sikap menghargai jasa para pahlawan yang telah meletak kan pondasi bangunan negara Indonesia beserta segala bentuk warisan sejarah, baik benda maupun non benda. Sehingga terbentuk pola pikir peserta didik yang sadar sejarah.

Mata Pelajaran Sejarah Indonesia bertujuan agar peserta didik memiliki kemam puan membangun kesadaran tentang pentingnya konsep waktu dan proses perubahan dalam kehidupan berma syara kat dan berbangsa di Indonesia, mampu berpikir historis (historical thinking) melalui kajian fakta dan peristiwa sejarah secara benar. Memahami diri sendiri, masyarakat, dan proses terben tuknya Bangsa Indonesia melalui sejarah yang panjang dan masih berproses hingga masa kini dan masa yang akan datang.

Prof. Peter Kasenda, Penulis buku Soekarno, mengajarkan Sejarah sebagai ilmu yang memiliki ciri empirik, memiliki obyek, memiliki teori, dan memiliki metode. Siswa diajak memahami tokoh Ir. Soekarno sebagai pejuang Bangsa, salah seorang pendiri negara Republik Indonesia, Dalam masa transisi, Pendudukan Jepang memasukkan doktrin 3A dan Soekarno masuk dalam aksi tersebut sebagai bagian dari strategi perjuangan. Penjajah Jepang punya nilai positif. Salah satunya memberi kesempatan para pemuda untuk maju. Pembentukan Pasukan Peta (Pembela Tanah Air), TKR dan menjadi militer (TNI) merupakan sebagaian warisan Jepang.” Jendral Sudirman merupakan tokoh pemuda didikan militer Jepang,” ucap Prof. Peter.

Prof. Peter Kasenda Guru Besar Ilmu Sejarah Univ 17 Agustus Jakarta
Prof. Peter Kasenda Guru Besar Ilmu Sejarah Univ 17 Agustus Jakarta

LEAVE A REPLY