Juara 2 lomba DIRECT 2016 Darussalam Informatics and Robotics Competition Short Movie...

Juara 2 lomba DIRECT 2016 Darussalam Informatics and Robotics Competition Short Movie Competition

0
SHARE

DIRECT 2016
Darussalam Informatics and Robotics Competition
Short Movie Competition

Dalam rangka memperingati hari ulang tahun gontor yang ke- 90 siswa SMA Negeri 1 Geger ikut berpartisapi dalam acara Short Movie Competition. DIRECT atau Darussalam Informatics and Robotics Competition merupakan acara Kompetisi dalam bidang Informatika dan Robotik bagi Pelajar SMA/SMK/MA/Pesantren Sederajat. DIRECT diselenggarakan oleh Fakultas Sains dan Teknologi, Program Studi Teknik Informatika Universitas Darussalam Gontor dengan mengangkat tema “Teknologi Sebagai Pemersatu Umat”. Acara ini merupakan salah satu rangkaian acara memperingati 90 tahun Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG), juga sebagai upaya penyaluran bakat para Pelajar se-Indonesia yang dapat membawa kemajuan bagi Agama, Nusa dan Bangsa. Dalam acara kali ini kami mencoba untuk ikut bersaing dan berkompetisi bersama kontestan lain dari berbagai daerah. Dan kami mengikuti lomba “Short Movie Competition”

  • Proses Produksi Film

Siang itu (27/08), Nizam membaca beberapa tempelan poster yang terpampang di Mading Sekolah . Dia pun mengajak saya dan menunjukan salah satu poster yang berisi mengenai berbagai kompetisi yang bertemakan teknologi. Saya pun mengajak Jovan serta menunjukan padanya poster yang tadi ditunjukan oleh Nizam. Kami bertiga pun membacanya dengan seksama, poster tersebut bertuliskan mengenai diadakannya “DIRECT (Darussalam Informatics and Robotics Competition) yang diselenggarakan oleh Fakultas Sains Universitas Darussalam Gontor bagi kalangan pelajar tingkat atas seluruh Indonesia”. Dalam poster tersebut, tertulis bahwa dalam kegiatan tersebut terdapat berbagai kompetisi yang berkaitan dengan Teknologi Informasi dan Komunikasi yang mana salah satunya adalah SMC (Short Movie Competition) atau Kompetisi Film Pendek. Kami pun merasa tertarik untuk mengikuti kompetisi film pendek tersebut.

Sebenarnya, sudah sejak lama kami merencanakan untuk membuat sebuah film pendek. Kami merasa termotivasi setelah menonton beberapa film pendek yang berada di Youtube. Namun sayangnya, rencana tersebut selalu mundur dan tertunda. Dalam poster tersebut tertulis bahwa syarat anggota dalam 1 tim adalah 3 orang dan biaya pendaftarannya 30 ribu untuk setiap tim. Hadiah yang nantinya akan didapatkan berupa sertifikat, piagam dan uang pembinaan untuk juara 1, 2 dan 3. Juara 1 mendapat uang pembinaan senilai 5 juta, juara 2 mendapat 3 juta, sedangkan juara 3 mendapat 1 juta.  Biaya pendaftaran tersebut menurut kami cukup terjangkau, ditambah lagi besarnya hadiah yang nantinya akan didapat. Namun sayangnya, pendaftaran peserta akan ditutup pada 31 Agustus 2016. Itu berarti kami hanya memiliki waktu 4-5 hari untuk mempersiapkan film pendek. Pada awalnya kami sempat ragu, namun setelah berdiskusi dan menimbang antara manfaat dengan mudharatnya, kami pun sepakat untuk mengikuti kompetisi tersebut. Jika menang, maka itu adalah rezeki dan jika kalah, setidaknya kami akan mendapatkan pengalaman.

Kami pun mulai mempersiapkan keperluan-keperluan untuk lomba. Mengenai nama tim, kami sepakat menamakan tim kami EDCS (English Department and Cultured Student) yang mana nama tersebut merupakan nama dari kelas kami, yaitu kelas 12 IPS 3 atau XII.9 . Dengan anggota yang terdaftar yakni :

  1. Jovany Apriantama Firdaus sebagai Sutradara dan Editor,
  2. Farish Dandy Alkautsar sebagai  Juru Kamera,
  3. Moch Nizam Alfahmi sebagai Aktor Utama.

Pembuatan film sebenarnya akan dilaksanakan pada hari Minggu, namun karena saya dan Nizam memiliki jadwal lain pada pagi harinya, maka pelaksanaan syuting di tunda menjadi siang hari. Nantinya proses syuting dilaksanakan di rumah teman kami yaitu “Yusran Ferdyan Naufal”, kamera dan tripod dipersiapkan oleh Jovany sedangkan Nizam akan membawa laptopnya yang digunakan untuk editing serta penyimpanan file.

Hari Pertama

Hari Minggu (28/08) sekitar jam 2 siang, semua anggota tim telah berkumpul. Saat itu, kami melupakan hal yang paling penting dalam proses pembuatan film, yaitu cerita. Kami membaca kembali ketentuan yang telah dicantumakan, disitu tertulis bahwa tema cerita harus menggunakan salah satu tema yang telah panitia tentukan.

Tema tersebut diantaranya :

  • TI Sebagai Media Dakwah Islam.
  • Pengaruh TI Terhadap Perkembangan Peradaban Islam.
  • Implementasi TI Dalam Dunia Islam.

Setelah melalui berbagai pertimbangan serta diskusi anggota , akhirnya dipilihlah tema “Pengaruh TI Terhadap Perkembangan Peradaban Islam”.  Kami pun segera mencari referensi dan menggali ide kemudian mendiskusikanya. Setelah memakan waktu hampir satu jam, akhirnya terumuskanlah sebuah konsep cerita. Dalam hal ini, tidak ada penulis cerita resmi maupun naskah cerita, yang ada hanyalah konsep cerita yang diambil dari beberapa referensi dan berbagai pemikiran dari setiap anggota.

Konsep Cerita :

  1. Seorang pemuda (A) yang menceritakan kisah hikmah kepada pemuda yang lain (B).
  2. Cerita dari kisah hikmah tersebut tidak hanya disampaikan oleh tokoh namun juga ditampilkan / dirupakan dalam bentuk cerita video juga (film yang menampilkan cerita didalam cerita)
  3. Kisah Hikmah ; menceritakan tentang pemuda (C) yang terpengaruh oleh teknologi (ditunjukan dalam bentuk perilaku selalu berinteraksi dengan gadget) sampai-sampai dia melupakan watunya untuk beribadah kepada Allah.

Suatu saat, pemuda (C) tertidur dan bermimpi. Dari mimpinya dia tersadar dengan segala perbuatannya yang telah ia lakukan.

Hari Kedua

Setelah pulang sekolah kami melanjutkan syuting Film kami, karena masih ada scene yang kurang. Kami mengambil latar tempat di sebuah Masjid, dan waktu yang kami perlukan pada syuting hari kedua sekitar 2 jam, yaitu pada jam 15.30-17.30 WIB. Senin (29/08),

  • Alat Yang Digunakan

Kami menggunakan kamera Nikon D5200 dengan lensa Tamron SP 24-70mm f/2,8 dan Tripod Amazon Basics 60-Inch Light weight. Selama proses syuting, kami mengalami sedikit kendala dengan kejernihan suara karena kami tidak menggunakan Boom Mic yang mengakibatkan kualitas suara dalam film yang kami produksi kurang bagus. Selain kendala teknis tersebut, kami tidak mendapatkan kesulitan yang berarti dan proses syuting dapat berjalan dengan lancar.

Dalam tahap editing kami menggunakan laptop Lenovo, System Model 20022, RAM 2 GB dengan software Windows Movie Maker 6 .Kami juga menemui sedikit kesulitan dalam proses editing dikarenakan keterbatasan program dan efek yang tersedia dalam Windows Movie Maker 6 ini. Kami mencoba menutupi kekurangan dalam suara dengan menambahkan instrumen musik pengiring agar suara yang dihasilkan dapat sejalan dengan konsep cerita yang di usung. Namun hal ini nampaknya justru menjadi salah satu kekurangan dari film ini. Backsound yang digunakan untuk menutupi suara yang kurang bagus justru sedikit menutupi dialog pemain dan akibatnya dialog yang mengandung pesan-pesan dalam film sedikit kurang terdengar. Akhirnya kami pun menyelesaikan film ini dalam waktu kurang dari tiga hari serta langsung mendaftarkan dan mengirimkanya kepada panitia.

  • Technical Meeting

Proses Technical Meeting dilaksanakan pada hari selasa, 13 september 2016 pukul  15.30 WIB. Dalam Technical Meeting tersebut membahas tentang ketentuan presentasi dan aturan-aturan yang harus dipatuhi peserta lomba di keesokan harinya Rabu, 14 September 2016.

  • Presentasi

Rabu, 14 September 2016, adalah hari dimana kegiatan presentasi dilaksanakan di depan Dewan Juri. Pada kegiatan presentasi ini peserta wajib menjelaskan tentang tujuan, sinopsis, alur, storyboard, hikmah film pendek yang dilombakan, serta menjelaskan peralatan apa saja yang digunakan dalam pembuatan film pendek.

pra presentasi lomba short movie sman 1 geger
pra presentasi lomba short movie sman 1 geger
  • Kegiatan EXPO dan Pengumuman Pemenang Lomba

Pada kegiatan EXPO setiap tim mempromosikan hasil karyanya kepada semua pengunjung, tidak hanya pada lomba “Short Movie Competition” saja, namun berlaku untuk semua lomba.  Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Kamis, 15 September 2016. Di hari yang sama juga terdapat lomba Robotic Line Follower dan Fire Extinguisher, dimana kedua lomba ini sama-sama memperebutkan Juara 1, 2 dan 3. Selain kedua lomba tersebut Kegiatan EXPO juga diisi oleh Band, Theater dan lainnya dari mahasiswa Universitas Darussalam Gontor.

Di akhir acara yang berlangsung pada pukul 14.30 WIB diumumkanlah siapa saja pemenang dari semua lomba. Berikut adalah daftar pemenang Short Movie Competition

Juara 1 : SMA N 1 Sidayu, Gresik (SMM Crew)

Juara 2 : SMA N 1 Geger, Madiun (EDCS Team)

Juara 3 : SMA Al-I’tishom, Magelang (I’tishom Movie Club)

Tim film pendek sman 1 geger
Tim film pendek sman 1 geger

Dan ternyata  tim kami mendapatkan juara 2 dan berhak atas uang tunai Rp.3.000.000,-Perjuangan yang tidak sia-sia dari kami untuk keluarga, orang-orang terdekat dan untuk sekolah kami SMA Negeri 1 Geger. Terima kasih anak-anakku berkat kerja keras membuahkan hasil yang membanggakan, selamat, teruslah berkarya sehingga apa yang dicita-citakan tercapai sukses buat semuanya Aamiin.

LEAVE A REPLY