PEMANFAATAN IT DALAM PEMBELAJARAN PRAKARYA DAN KEWIRAUSAHAAN

PEMANFAATAN IT DALAM PEMBELAJARAN PRAKARYA DAN KEWIRAUSAHAAN

0
SHARE
Pak Mahmudi dalam Pembelajaran Basis IT
Pak Mahmudi dalam Pembelajaran Basis IT

Kurikulum 2013 membekali peserta didik pada Pendidikan Menengah dengan kemampuan kewirausahaan yang lahir dan tumbuh dalam segala sektor nyata. Untuk mendukung keutuhan pemahaman peserta didik, pembelajarannya digabungkan dengan pembelajaran prakarya sehingga peserta didik bukan hanya mampu menghasilkan ide kreatif tetapi juga merealisasikannya dalam bentuk purwarupa karya nyata dan dilanjutkan sampai pada kegiatan penciptaan pasar untuk mewujudkan nilai ekonomi dari kegiatan-kegiatan tersebut.

Mata pelajaran Prakarya dan Kewirausahaan bukan mata pelajaran baru meskipun nama mata pelajaran tersebut baru di Kurikulum 2013. Yang sebenarnya pada Kurikulum 2006 nama mata pelajaran ini adalah Keterampilan. Secara garis besar prinsip antara mata pelajaran Keterampilan dan Prakarya adalah sama, perbedaannya pada Prakarya mempunyai tujuan dan dasar pijak ‘kependidikan’ agar menumbuhkan kepekaaan terhadap produk kearifan lokal, perkembangan teknologi dan terbangunnya jiwa kewirausahaan sesuai dengan orientasi dan misi kurikulum 2013.

Sebagai bagian dari kurukulum 2013, pembalajaran Prakarya dan kewirausahaan bagi siswa pada jenjang Pendidikan Menengah harus mencakup aktifitas dan materi pembelajaran yang secara utuh dapat meningkatkan kompetensi pengetahuan, ketrampilan dan sikap yang diperlukan untuk menciptakan karya nyata, menciptakan peluang pasar, dan menciptakan kegiatan bernilai ekonomi dari produk pasar terebut. Pembelajaran Prakarya dan kewirausahaan dirancang berbasis aktifitas terkait dengan sejumlah ranah karya nyata, yaitu karya kerajinan, karya teknologi, karya pengolahan, dan karya budidaya dengan contoh-contoh karya konkret berasal dari tema-tema karya populer yang sesuai.

Mata pelajaran Prakarya dan Kewirausahaan terdiri atas empat aspek yaitu Kerajinan, Rekayasa, Budidaya dan Pengolahan. Ketentuan pemilihan aspek dari mata pelajaran Prakarya pada jenjang pendidikan SMA/MA/SMALB/Paket C dan SMK/MAK/Paket C Kejuruan sebagai berikut:Pada jenjang pendidikan SMA/MA/SMALB/Paket C dan SMK/MAK/Paket C Kejuruan dari empat aspek mata pelajaran Prakarya yang tersedia, dalam satu tahun ajaran sekolah wajib melaksanakan minimal 2 aspek Prakarya dengan 2 guru yang memiliki latar belakang aspek yang akan diampunya atau satu orang guru mata pelajaran Prakarya dan Kewirausahaan yang menguasai lebih dari satu aspek Prakarya dan Kewirausahaan.

Ketentuan pemilihan dengan mempertimbangkan hal-hal sebagai berikut:

  1. Tersedianya tenaga pendidik yang sesuai dengan latar belakang aspek dari Prakarya dan Kewirausahaan yang akan diajarkan.
  2. Berdasarkan minat peserta didik tanpa mempertimbangkan ketersediaan tenaga pendidik yang sesuai dengan latar belakang aspek dari Prakarya dan Kewirausahaan.

Dengan ketentuan diatas SMA Negeri 1 Geger untuk mata pelajaran Prakarya dan Kewirausahaan memilih 2 aspek yaitu Rekayasa dan Budidaya.

Pembelajaran mata pelajaran Prakarya dan Kewirausahaan aspek Rekayasa untuk kelas XII SMA Negeri 1 Geger semester gasal tahun 2016/2017, dengan materi Wirausaha Produk Rekayasa Elektronika Kendali Otomatis, diharapkan setelah mempelajari bab ini siswa mampu diantaranya:

Mendesain dan membuat produk serta pengemasan rekayasa elektronika kendali otomatis “Running Text” berdasarkan identifikasi kebutuhan sumber daya, teknologi dan prosedur berkarya.

New Picture (10)Foto diatas menggambarkan suasana pembelajaran, mendesain program “Running Text” membuat produk rekayasa elektronika kendali otomatis di ruang komputer SMAN 1 Geger sebagai sekolah yang berbasis IT dan Peduli lingkungan.

LEAVE A REPLY