Kemah Blok sebagai upaya mewujudkan Jiwa Muda Berprestasi dan Berbudi

Kemah Blok sebagai upaya mewujudkan Jiwa Muda Berprestasi dan Berbudi

0
SHARE
Upacara Pembukaan Kemah Blok

Kemah Blok SMAN 1Geger

23-24 Juli 2016

”Wujudkan Jiwa Muda Berprestasi dan Berbudi”

Kaum muda dalam menjaga kelangsungan bangsa dan negara mempunyai kewajiban untuk melanjutkan perjuangan bersama-sama berdasarkan kemitraan yang bertanggung jawab. Bahwa gerakan pramuka sebagai kelanjutan dan pembaruan gerakan kepanduan nasional, dibentuk atas dorongan kesadaran bertanggung jawab dan kelestarian Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang – Undang Dasar 1945. Dengan asas Pancasila, Gerakan Pramuka menyelenggarakan upaya pendidikan bagi kaum muda melalui kepramukaan, dengan sasaran meningkatkan sumber daya kaum muda, mewujudkan masyarakat madani, dan melestarikan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang ber-Bhineka Tunggal Ika, Ideologi Pancasila, kehidupan bermasyarakat yang rukun dan damai, lingkungan hidup di bumi Nusantara

Sebanyak 328 (10 kelas)  siswa  kelas X SMA Negeri 1 Geger, Kabupaten Madiun mengikuti kegiatan Kemah Blok Kepramukaan yang diselenggarakan di sekolah. Salah satu wujud implementasi SMA Negeri 1 Geger  untuk mensukseskan kurikulum 2013. Tujuannya, mencari minat, bakat serta menciptakan generasi emas yang berkarakter.

”Kegiatan kemah Blok di SMA Negeri 1 Geger  baru dilakukan tahun pelajaran 2016/2017 setelah menerapkan Kurikulum 2013. Kegiatan ini diikuti 328 peserta dari siswa kelas X,” dalam kemah Blok  ini siswa diberi berbagai kegiatan kepramukaan seperti Kepemimpinan, Kesehatan, Navigasi dan PBB ”Untuk memberikan ruang ekspresi juga diadakan ajang kreativitas pentas seni,” ujar Drs. Subiyanto Selaku Waka Kesiswaan SMA Negeri 1 Geger. Dalam sambutan upacara pembukaan Kemah Blok mengatakan, dalam Kurikulum 2013, pendidikan kepramukaan ditetapkan sebagai kegiatan ekstrakurikuler wajib. Kegiatan Sistemik Hal itu mengandung makna bahwa pendidikan kepramukaan merupakan kegiatan ekstrakurikuler yang secara sistemik diperankan sebagai wahana penguatan psikologis, sosial, dan kultural perwujudan sikap dan keterampilan Kurikulum 2013 yang secara psikopedagogis koheren dengan pengembangan sikap dan kecakapan dalam pendidikan kepramukaan.

Kemah Blok kepramukaan ini tidak lepas dari peranan Baden Powell sebagai bapak pandu sedunia( Chief Scout of the world ) yang kemudian berkembang dan diadaptasi sebagai system pendidikan kepramukaan di seluruh dunia.Dijelaskan pula bahwa tujuan dari kegiatan ini tidak lepas dari upaya menempa mental, budi pekerti, memperkuat Iman danTaqwa kepada Tuhan, melatih fisik agar kuat sehat serta memupuk rasa kebersamaan,kekeluargaan sehingga nantinya mampu untuk berprestasi.Kegiatan ini dipandu oleh Dewan Ambalan, 02025-02026 dibantu oleh OSIS/ MPK serta perwakilan ekstra

Dengan demikian, pencapaian kompetensi inti sikap spiritual, sikap sosial, dan keterampilan memperoleh penguatan bermakna melalui fasilitasi sistemik adaptif pendidikan kepramukaan di lingkungan satuan pendidikan. Pendidikan kepramukaan dinilai sangat penting. Melalui pendidikan kepramukaan akan timbul rasa memiliki, saling menolong, mencintai Tanah Air dan mencintai alam. Karena itu, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mewajibkan setiap sekolah melaksanakan ekstrakurikuler pendidikan kepramukaan.

kegiatan ini berlangsung lancar dan tertib.Sebelum kegiatan kemah blok ini dilaksanakan adik-adik / siswa kelas X melaksanakan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah ( MPLS )  dulu disebut dengan MOS ( Masa Orientasi Siswa ) mengacu kepada Permendikbud no.18 tahun 2016 disana sudah diatur tentang pelaksanaannya sehingga tertib, aman dan sesuai sasaran

LEAVE A REPLY