UNBK di SMAN 1 Geger Madiun

UNBK di SMAN 1 Geger Madiun

0
SHARE
Bupati Madiun saat Meninjau Pelaksanaan UNBK

Kecakapan personal masing-masing peserta ujian nasional (Unas) 2015/2016 benar-benar dipertaruhkan. Selain harus menjunjung tinggi integritas kejujuran, setiap siswa terutama peserta ujian nasional berbasis komputer (UNBK) dituntut mampu mengerjakan tiap nomor soal yang tertera di layar monitor secara online.

Bupati Madiun, Muhtarom, menegaskan, pelaksanaan UNBK kali ini menjadi momentum bagi siswa untuk menunjukkan kecakapan sekaligus kejujurannya. Mengingat dalam pelaksanaannya itu tiap siswa harus mengenakan perangkat lengkap seperti layar monitor dan headset. ‘’Tak ada celah sedikit pun bagi siswa untuk bertanya ke siswa lain di sebelahnya. Jadi mau dicurangi bagaimana?’’ tegasnya saat inspeksi mendadak (sidak) di SMKN 2 Jiwan, SMAN 1 Geger dan MAN Rejosari Kebonsari.

Dengan sistem seketat itu, lanjut Mbah Tarom-sapaan bupati-secara otomatis pula tiap peserta UNBK tak bisa mengandalkan apapun selain kemampuan pribadinya. Tiap nomor soal yang dikerjakannya itu pun langsung terproses dalam secara computerized. ’’Sistemnya terolah sedemikian rupa secara online. Jadi jangan mencontek apalagi percaya dengan SMS kunci jawaban yang belum jelas kebenarannya,’’ imbuhnya.

Dalam sidak di tiga sekolah, Mbah Tarom beserta rombongan Dinas Pendidikan (Dindik) juga tak mendapati laporan adanya siswa yang berhalangan hadir. Baik dari pelaksanaan unas online maupun offline. ‘’Secara umum unas hari pertama ini berjalan lancar. Beberapa siswa bahkan mampu menyelesaikan soal sebelum waktunya habis,’’ tegasnya.

Di sela sidak, Mbah Tarom juga kembali mengingatkan kepada seluruh sekolah penyelenggara UNBK agar benar-benar menyiapkan perangkat pendukung terkait. Guna mengantisipasi terjadinya kemungkinan buruk seperti mati lampu di tengah-tengah pelaksanaan ujian. ‘’Terus terang, saya masih khawatir kalau di tengah pelaksanaan UNBK nanti mendadak mati lampu atau trouble jaringan internetnya. Agar hal itu tak terjadi, tiap sekolah harus menyiapkan genset sekaligus operator dan teknisi terkait,’’ terangnya.

Mbah Tarom berharap agar unas dari Kabupaten Madiun benar-benar mampu meningkatkan prestasinya. Dari tahun lalu yang tingkat kelulusannya berhasil tembus 5 besar se-Jatim. ’’Syukur-syukur bisa lebih baik lagi,’’ harapnya.

Kadindik Kabupaten Madiun, Suhardi, juga mengharapkan prestasi unas tahun ini benar-benar dapat ditingkatkan. Terlebih belum lama ini, 14 jenjang sekolah baru saja menerima apresiasi dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). ’’Kesiapan sekolah dalam menyambut UNBK sejauh ini juga cukup progresif. Tahun lalu baru 13 sekolah yang menyelenggarakan unas dengan pola UNBK. Tetapi sekarang sudah bertambah menjadi 51 sekolah,’’ tandasnya.

Koneksi Internet Masih Sering Lemot

KONEKSI internet yang lemot mewarnai hari pertama pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer (UNBK), kemarin (4/4). Seperti yang terlihat di SMAN 1 Geger. Makmun Fatoni, Kepala SMAN 1 Geger menuturkan, selama proses tryout yang digelar lima kali sebelum UNBK, sekolah ini selalu bermasalah dengan server. ‘’Siswa harus mengulang-ulang memasukkan jawaban,’’ terangnya.

Dari 17 access point yang dimiliki SMAN 1 Geger, strategi yang dilakukan pihak sekolah hanyalah mengumpulkannya menjadi satu untuk mengatasi koneksi internet yang dirasa lemah tersebut. ‘’Meski demikan, proses pengunduhan soal telah siap 100 persen dan tersimpan di folder. Sehingga bisa dibuka ketika ujian dimulai dengan menggunakan kata sandi,’’ paparnya.

Sementara itu untuk mengantisipasi kemungkinan pemadaman listrik, pihak sekolah juga telah menyiapkan genset. Tak lupa teknisi juga ikut didatangkan jika terjadi trouble di saat siswa mengerjakan soal. ‘’Sesuai imbauan dari bupati, kami telah menyewa genset dengan kapasitas daya 50 KW,’’ jelasnya.

UNBK SMAN 1 Geger terbagi dalam tiga gelombang. Dengan rincian setiap gelombang diikuti 93-96 siswa yang terbagi dalam lima kelas. Gelombang pertama berlangsung mulai pukul 7.30-9.30 WIB. Gelombang kedua pukul 10.30-12.30 WIB. Sedangkan gelombang terakhir pukul 14.00-16.00 WIB. ‘’Karena kami hanya memiliki 100 unit komputer,’’ sebutnya.

Makmun Fatoni Kepala SMAN 1 Geger berharap, di UNBK ini sekolahnya tetap mendulang sukses seperti tahun lalu. ‘’Siswa telah kami bekali kesiapan lahir dan batin. Kami juga adakan tryout mandiri,’’ harapnya

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.