Peminatan di SMAN 1 Geger

Peminatan di SMAN 1 Geger

0
SHARE
Proses Peminatan

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan mengamanatkan bahwa Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) jenjang pendidikan dasar dan menengah disusun oleh satuan pendidikan dengan mengacu kepada Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL), Peraturan Pemerintah Republik Indonesia nomor 32 tahun 2013 tentang Perubahan atas PP Nomor 19 Tahun 2005tentang Standar Nasional Pendidikan serta berpedoman pada panduan yang disusun oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP).
Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Tujuan tertentu ini meliputi tujuan pendidikan nasional serta kesesuaian dengan kekhasan, kondisi dan potensi daerah, satuan pendidikan dan peserta didik. Oleh sebab itu kurikulum disusun oleh satuan pendidikan untuk memungkinkan penyesuaian program pendidikan dengan kebutuhan dan potensi yang ada didaerah.
Kondisi ideal : Seiring diberlakukanya kurikulum 2013 dan SMA Negeri 1 Geger sebagai SMA Pelaksana Kurikulum 2013 di Kab. Madiun maka dalam rangka Pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan yang mengacu pada standar nasional pendidikan(PP.No.19/2005, PP.No.32/2013) dimaksudkan untuk menjamin pencapaian tujuan pendidikan nasional. Standar nasional pendidikan terdiri atas: standar isi, standar proses, standar kompetensi lulusan, standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar sarana dan prasarana, standar pengelolaan, standar pembiayaan, dan standar penilaian pendidikan. Dua dari kedelapan standar nasional pendidikan tersebut, yaitu Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) merupakan acuan utama bagi satuan pendidikan dalam mengembangkan kurikulum.
Untuk memenuhi amanat Undang-undang tersebut di atas dan guna mencapai tujuan pendidikan nasional pada umumnya, serta tujuan pendidikan sekolah pada khususnya, SMA Negeri 1 Geger Kab. Madiun sebagai lembaga pendidikan tingkat menengah memandang perlu untuk mengembangkan Kurikulum SMA Negeri 1 Geger sesuai dengan kurikulum 2013, diantaranya membuka tiga kelas peminatan yaitu peminatan MIPA, peminatan IPS dan peminatan Bahasa dan Budaya.
Kondisi riil : Pelaksanaan Kurikulum 2013 di SMAN 1 Geger sudah masuk tahun keempat. Pada tahun pelajaran 2013/2014 SMAN 1 Geger ditunjuk sebagai ketua kluster untuk pelaksana kurikulum 2013 di 4 kabupaten/kota yaitu kabupaten Madiun, kota Madiun, kabupaten Ngawi dan kabupaten Magetan. Tahun 2014/2015 SMAN 1 Geger menjadi ketua kluster untuk 13 SMA di kabupaten Madiun. Sedangkan tahun 2015/2016 SMAN 1 Geger menjadi ketua kluster untuk pelaksana kurikulum 2013 di kabupaten Madiun, kabupaten Nganjuk dan tahun 2016/2017 ini SMAN 1 Geger ditunjuk sebagai SMA Rujukan.
Untuk kelas peminatan SMAN 1 Geger sesuai dengan minat siswa hanya membuka 2 kelas peminatan yaitu peminatan MIPA dan peminatan IPS.
Potensi dan Karakteristik SMAN 1 Geger : SMA Negeri 1 Geger yang berada di luar kota dengan lingkungan yang agamis tetapi juga memiliki pola pikir yang modern, maka melalui Kurikulum SMA Negeri 1 Geger ini sekolah dapat melaksanakan program pendidikannya sesuai dengan karakteristik, potensi, dan kebutuhan peserta didik. Untuk itu, dalam pengembangannya melibatkan seluruh warga sekolah dengan berkoordinasi kepada pemangku kepentingan di lingkungan sekitar sekolah.
Penyelenggaraan pendidikan di SMA Negeri 1 Geger Kab. Madiun dinyatakan berhasil apabila kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan mampu membentuk pola tingkah laku peserta didik sesuai dengan tujuan pendidikan, serta dapat dievaluasi melalui pengukuran dengan menggunakan tes dan non tes. Proses pembelajaran akan efektif apabila dilakukan melalui persiapan yang cukup dan terencana dengan baik supaya dapat diterima untuk memenuhi kebutuhan masyarakat setempat dan masyarakat global, yaitu :
a. Mempersiapkan peserta didik sebagai insan Indonesia memiliki kemampuan hidup sebagai pribadi dan warga negara yang produktif, kreatif, inovatif dan afektif
b. Mempersiapkan peserta didik mampu berkontribusi pada kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara dan berperadaban
c. Sebagai proses untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi

LEAVE A REPLY