METODE EKSPERIMEN DALAM PEMBELAJARAN BIOLOGI

METODE EKSPERIMEN DALAM PEMBELAJARAN BIOLOGI

0
SHARE
METODE EKSPERIMEN DALAM PEMBELAJARAN BIOLOGI, Metode adalah cara yang digunakan oleh guru dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar di kelas

Metode adalah cara yang digunakan oleh guru dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar di kelas sebagai upaya untuk mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan.

Adapun kedudukan metode dalam belajar mengajar:

  1. Metode sebagai alat motivasi ekstrinsik

Sebagai salah satu komponen pengajaran,metode menempati peranan yang tidak kalah pentingnya dari komponen lainnya dalam kegiatan belajar mengajar. Tidak ada satu pun kegiatan belajar mengajar yang tidak menggunakan metode pengajar. Ini berarti guru memahami benar kedudukan metode sebagai alat motivasi ekstrinsik dalam kegiatan belajar mengajar. Motivasi ekstrinsik adalah motif-motif yang aktif dan berfungsinya,karena adanya perangsang dari luar. Karena itu,metode berfungsi sebagai alat perangsang dari luar yang dapat membangkitkan belajar seseorang. Hal-hal yang perlu diperhatikan  oleh guru dalam penentuan metode adalah:

  1. Kesesuaian dengan kondisi dan suasana kelas
  2. Kapasitas siswa
  3. Tujuan instruksional merupakan pedoman mutlak dalam pemilihan metode
  4. Penentuan tujuan

Dari uraian di atas yang menjelaskan metode sebagai alat motivasi ekstrinsik memang tepat,hal ini dikarenakan dalam kegiatan belajar mengajar(KBM), tidak mungkin seorang guru hanya menggunakan satu metode saja,tetapi dalam KBM sebaiknya seorang guru menggunakan multiple method dengan memperhatikan kesesuaian dan ketepatan dengan materi pelajaran Biologi yang menjadi topik bahasan saat KBM berlangsung. Hal ini dilakukan agar KBM dapat berlangsung dengan PAIKEM. Sehingga motivasi dan minat untuk melaksanakan KBM baik dari pihak guru maupun dari pihak peserta didik dapat sejalan untuk mewujudkan PAIKEM.

 

  1. Metode sebagai strategi pengajaran

Dalam kegiatan belajar mengajar tidak semua anak didik mampu berkonsentrasi dalam waktu yang relatif lama. Daya serap anak didik terhadap bahan yang diberikan juga bermacam-macam,ada yang cepat,ada yang sedang,dan ada yang lambat. Faktor intelegensi mempengaruhi daya serap anak didik terhadap bahan pelajaran yang diberikan oleh guru. Cepat lambatnya penerimaan anak terhadap terhadap bahan pelajaran yang diberikan menghendaki pemberian waktu yang bervariasi, sehingga penguasaan penuh tercapai. Oleh karena itu,dalam kegiatan belajar mengajar guru harus memiliki strategi agar anak didik dapat belajar secara efektif dan efisien,mengena pada tujuan yang diharapkan. Salah satu langkah untuk memiliki strategi itu adalah harus  menguasai teknik-teknik penyajian atau biasanya disebut metode mengajar.

Untuk menghadapi hal yang demikian maka metode pembelajaran lah yang merupakan hal yang perlu diperhatikan oleh guru untuk melaksanakan pembelajaran yang telah dirancang dalam skenario mengajar (RPP). Hal ini perlu diperhatikan,agar pelaksanaan pembelajaran dapat berjalan sesuai dengan skenario yang di buat oleh guru. Dengan demikian metode mengajar adalah strategi pengajaran sebagai alat untuk mencapai tujuan yang diharapkan.

 

  1. Metode sebagai alat untuk mencapai tujuan

Tujuan adalah suatu cita-cita yang akan dicapai dalam kegiatan belajar mengajar. Tujuan adalah pedoman yang memberi arah kemana kegiatan mengajar akan dibawa. Guru tidak bisa membawa kegiatan belajar  mengajar menurut sekehendak hatinya dan mengabaikan tujuan yang  telah dirumuskan. Itu sama artinya perbuatan yang sia-sia.KBM yang tidak memiliki tujuan sama halnya ke pasar tanpa tujuan, sehingga sukar untuk menyeleksi mana kegiatan yang harus dilakukan dan mana yang harus diabaikan dalam upaya untuk mencapai kegiatan yang dicita-citakan.

        Metode adalah salah satu alat untuk mencapai tujuan. Dengan memanfaatkan metode secara akurat,guru akan mampu mencapai tujuan pengajaran. Metode adalah pelicin jalan pengajaran menuju tujauan. Ketika tujuan dirumuskan agar anak didik memiliki keterampilan tertentu,maka metode yang digunakan harus disesuaikan dengan tujuan. Antara metode dan tujuan jangan bertolak belakang. Artinya,metode harus menunjang penunjang pencapaian tujuan pengajaran. Bila tidak,maka akan sia-siakanlah perumusan tujuan tersebut.Apalah artinya kegiatan belajar mengajar yang dilakukan tanpa mengindahkan tujuan.

Dari uraian di atas maka dapat disimpulkan bahwa metode pembelajaran dapat digunakan dalam rangka mempermudah tercapainya tujuan pengajaran yang telah disusun dan dikembangkan oleh guru berdasarkan RPP yang telah dibuat.

Metode eksperimen adalah cara penyajian pelajaran dengan menggunakan percobaan. Dengan melakukan eksperimen, siswa menjadi akan lebih yakin atas suatu hal daripada hanya menerima dari guru dan buku, dapat memperkaya pengalaman, mengembangkan sikap ilmiah, dan hasil belajar akan bertahan lebih lama dalam ingatan siswa. Metode ini paling tepat apabila digunakan untuk merealisasikan pembelajaran dengan pendekatan inkuiri atau pendekatan penemuan.

Prosedur eksperimen perlu dijelaskan kepada siswa tentang tujuan eksperimen:

  1. Memberi penjelasan kepada siswa tentang alat-alat serta bahan-bahan yang akan dipergunakan dalam eksperimen
  2. Guru mengawasi kegiatan eksperimen
  3. Setelah eksperimen selesai guru harus mengumpulkan hasil penelitian siswa, mendiskusikan di kelas,dan mengevaluasi dengan tes atau tanya jawab.

New Picture (5) copyGambar 1. Siswa melakukan Eksperimen Mengukur Kapasitas Paru-paru

New Picture (6) copyGambar 2. Siswa melakukan Eksperimen Tipe Perkecambahan

 

Beberapa kelebihan dari metode eksperimen:

  1. Membuat siswa lebih percaya atas kebenaran atau kesimpulan berdasarkan percobaannya
  2. Dapat membina siswa untuk membuat terobosan-terobosan baru dengan penemuan dari hasil percobaanya dan bermanfaat bagi kehidupan manusia
  3. Hasil-hasil percobaan yang berharga dapat dimanfaatkan untuk kemakmuran untuk umat manusia.
  4. Siswa akan menjadi lebih yakin atas suatu hal daripada hanya menerima dari guru dan buku,dapat memperkaya pengalaman,mengembangkan sikap ilmiah,dan hasil belajar akan bertahan lebih lama dalam ingatan siswa.

 

Kekurangan dari metode eksperimen:

  • Metode ini lebih sesuai dengan bidang-bidang sains dan teknologi
  • Metode ini memerlukan berbagai fasilitas peralatan dan bahan yang tidak selalu mudah diperoleh dan mahal
  • Metode ini menuntut ketelitian,keuletan dan ketabahan
  • Setiap percobaan tidak selalu memberikan hasil yang diharapkan karena mungkin ada faktor-faktor tertentu yang berada di luar jangkauan kemampuan atau pengendalian.

Penulis: Malik Ashari guru biologi SMAN 1 Geger Madiun

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.