BIMBINGAN TIK Upaya pemerintah dalam meningkatkan pendayagunaan TIK

BIMBINGAN TIK Upaya pemerintah dalam meningkatkan pendayagunaan TIK

0
SHARE
Bimbingan TIK

APA ITU BIMBINGAN TIK??

Pendidikan yang bermutu merupakan tuntutan masyarakat Indonesia sebagai wahana untuk menghasilkan sumberdaya manusia bermutu yang mampu bersaing secara global. Upaya mewujudkan pendidikan yang bermutu memerlukan strategi, langkah-langkah kongkrit dan operasional yang dilakukan secara berkelanjutan. Salah satu langkah kongkrit peningkatan mutu pendidikan adalah pemberdayaan satuan pendidikan agar mampu berperan sebagai subyek penyelenggara pendidikan, yang diberi kewenangan dan peran luas untuk merancang serta melaksanakan pendidikan sesuai dengan potensi dan kondisi masing-masing, dengan tetap mengacu pada Standar Nasional Pendidikan (SNP). Implementasi dari pemberdayaan dan peningkatan peran satuan pendidikan dalam peningkatan mutu pendidikan diantaranya adalah pemberian kewenangan kepada satuan pendidikan untuk mengembangkan/merancang Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP), sebagai acuan satuan pendidikan dalam menyelenggarakan program pendidikan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan pembelajaran dan penilaian hasil belajar. Pembelajaran merupakan suatu proses interaksi antara peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar (UU No. 20/2003).

 

Berdasarkan hasil survei ECAR Student Study – Mobil TIK di tahun 2010, pencarian informasi dalam penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang dilakukan oleh peserta didik menempati posisi teratas. Posisi kedua ditempati oleh penggunaan TIK untuk mengakses jejaring sosial, disusul mengakses E-Mail, Maps, akses musik, dan lainnya. Dengan akses terhadap informasi yang dilakukan peserta didik, tentu saja proses pembelajaran TIK di abad 21 ini merupakan suatu keharusan. Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) menjadi landasan kehidupan di abad ke 21. Saat ini dunia telah memasuki era informasi yang berkembang dan terus berkembang. Informasi menjadi sesuatu yang sangat dibutuhkan oleh semua kalangan baik instansi pemerintah maupun swasta. Teknologi yang berkembang menyediakan kesempatan yang besar untuk pengembangan manajemen pendidikan dan proses pembelajaran yang berkualitas di satuan pendidikan melalui pemanfaatan TIK.  Dengan demikian TIK memiliki potensi yang sangat besar untuk mentransformasikan seluruh aspek pendidikan di satuan pendidikan untuk mencapai tujuan pembelajaran.

 

Upaya pemerintah dalam meningkatkan pendayagunaan TIK setelah diberlakukannya Kurikukulum 2013 adalah memberdayakan pendidik TIK yang sebelumnya mengajar mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi menjadi Bimbingan TIK sesuai dengan Permendikbud Nomor 68 Tahun 2014.  PERAN PENDIDIK TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI DAN PENDIDIK KETERAMPILAN KOMPUTER DAN PENGELOLAAN INFORMASI DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013” dan disempurnakan pada Permendikbud Nomor 45 tahun 2015, PERUBAHAN ATAS PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 68 TAHUN 2014 TENTANG PERAN PENDIDIK TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI DAN PENDIDIK KETERAMPILAN KOMPUTER DAN PENGELOLAAN INFORMASI DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013”.

 

Bimbingan TIK yang dilakukan di satuan pendidikan dimaksudkan untuk mempersiapkan peserta didik agar mampu mengantisipasi pesatnya perkembangan teknologi, sehingga peserta didik dapat memanfaatkan TIK dengan baik dan benar sesuai dengan keahliannya. Di dalam pencapaian tujuan pembelajaran sesuai kurikulum 2013, peran TIK menjadi sangat penting bagi pendidik dan peserta didik   dalam   mencari, mengolah, menyimpan,  menyajikan, menyebarkan data dan informasi dalam rangka mendukung kelancaran proses pembelajaran. Mengingat pendidik merupakan ujung tombak pendidikan, mereka dituntut untuk memiliki kemampuan di bidang TIK sebagaimana tertera dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 16 Tahun 2007 tentang   Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Pendidik. Selain itu, untuk mewujudkan suasana pembelajaran dan proses pembelajaran aktif, diharapkan pendidik memanfaatkan berbagai sumber belajar agar potensi peserta didik dapat dikembangkan secara maksimal untuk mewujudkan tujuan pendidikan. Oleh karena itu, peran pendidik TIK perlu dioptimalkan dalam pelaksanaan kurikulum 2013.

 

Untuk itulah Direktorat PSMA berkepentingan mewadahi respon tenaga pendidik khususnya pendidik TIK dalam ruang untuk berkreasi, berinovasi, berbagi pengalaman dalam melaksanakan pembelajaran melalui Bimbingan TIK.

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.